Ikon rumah ramah lingkungan

About Ineu Ratna Utami

avatar Kehidupan daun yang senantiasa bermanfaat selama tumbuh hingga luruh ke bumi, menginspirasi sekaligus menumbuhkan azzamku. Berbekal segala yang dikaruniakan-Nya, kucoba belajar membaca kehidupan, menyelaminya di telaga nurani lalu berusaha menemukan hikmah dan menuliskannya. Bagiku, menulis merupakan salah satu cara 'meneladani' kehidupan daun. Semoga berguna tak hanya untukku tapi untuk siapa pun yang membaca. Satu asa yang ingin kuraih hanyalah menjadi bagian dari "Khairunnas anfa’uhum linnas - Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari dan Muslim).

Articles Published by Ineu

    Lebih dekat dengan saya di:
  • facebook
  • googleplus
  • twitter

***

 

work, life,home

Sebuah Ironi di Pusaran Emansipasi

“Nak Intan, bisa bantu Ibu mencarikan pembantu?.. Rasanya ibu mulai kerepotan nih!” sekonyong-konyong permohonan sang ibu menghentikan langkah Intan yang sedang bergegas membuka pintu pagar rumahnya. Tanpa menunggu respon Intan,…

 

kaligrafi Muhammad SAW

Andai Rasulullah mengetuk pintu rumahku

Andai Rasulullah SAW datang mengetuk pintu rumahku…. Terbayang olehku sorot mata yang tajam dan teduh bisa meluluhkan hati yang keras dapat menenangkan hati yang gusar. Ingin kusentuh dan kucium tangannya…

 

pohon pisang dan tunasnya

Antara Pohon Pisang, Caroline dan Kita

Pohon pisang tak mau mati sebelum berbuah. Ia ingin kehadirannya di atas dunia ini bisa memberi manfaat sebelum ajal datang menjemput. Tak sekadar itu, pohon pisang telah mempersiapkan generasi penerusnya…

 

mencari cahaya

Perjalanan Mencari Cahaya

Sore itu aku ragu-ragu untuk memenuhi undangan buka puasa bersama ex teman sekolah. Selain karena tidak ada pakaianku yang sesuai dengan dresscode yang ditentukan, juga karena ada hal lain yang…

 

embun's

Bila Hati Sebening Embun

Rasa takjub kerap menjalari hati setiap kulihat air bening itu berkilauan di dedaunan atau rerumputan saat matahari mulai menyapa pagi. Biasanya segera kuhampiri benda-benda dimana bulir memukau itu berada. Kutatap…

Seberkas Cahaya

Facebook

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru.

Bergabung dengan 19 pelanggan lain